Dalam memulai bisnis bukan hanya produk dan modal saja yang perlu disiapkan tetapi juga tentang branding yang kuat. Brand yang dikenal masyarakat akan memiliki peluang lebih besar dibanding kompetitor. Hal ini karena konsumen lebih memilih produk dari brand yang sudah dikenal dibanding dari brand asing.
Sayangnya, membangun kesadaran merek atau brand awareness dari nol bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan proses dan strategi tepat agar suatu merek memiliki brand awareness yang kuat.
Untuk itu, pada artikel ini kita akan membahas manfaat hingga cara membangun brand awareness bagi pemula yang ingin memulai bisnis. Selain itu, kamu juga akan menemukan tips praktis dari Burger Bangor untuk memulai bisnis.
Pentingnya Brand Awareness Bagi Bisnis
Brand awareness atau kesadaran merek adalah kemampuan sebuah brand untuk dikenali dan diingat oleh masyarakat sebagai konsumen. Semakin tinggi brand awareness, semakin kuat pula posisi brand tersebut di benak pelanggan. Hal inilah yang membuat brand awareness menjadi aset penting bagi suatu bisnis.
Ketika sebuah brand sudah dikenal, konsumen akan merasa lebih percaya dan yakin untuk mencoba produk yang ditawarkan. Kepercayaan ini menjadi langkah awal konsumen untuk sampai ke tahap pembelian.
Selain itu brand awareness yang kuat dapat mendorong loyalitas pelanggan. Konsumen yang sudah familiar terhadap suatu merek cenderung akan melakukan pembelian berulang. Tak hanya sampai di situ, konsumen bisa saja merekomendasikan merek tersebut kepada orang lain.
Cara Meningkatkan Brand Awareness
Setelah mengetahui manfaat dan pentingnya brand awareness bagi bisnis, ini saatnya kamu memikirkan strategi yang tepat. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan brand awareness:
1. Buat Identitas Brand yang Mudah Diingat
Identitas brand seperti nama, logo, dan tagline merupakan kesan pertama yang akan dilihat dan diingat konsumen. Nama brand, logo, dan tagline sebaiknya mudah diucapkan, unik, dan relevan dengan produk yang ditawarkan. Pembuatan identitas yang tepat bisa membuat brand lebih melekat di benak konsumen.
2. Buat Unique Selling Point (USP)
Unique Selling Point (USP) merupakan keunikan yang membedakan brand kamu dari kompetitor. Hal inilah yang menjadi alasan utama konsumen melirik brand kamu. USP bisa berupa kualitas produk, konsep bisnis yang menarik, atau pengalaman lain yang tidak ada pada brand lain. Ketika USP dikomunikasikan secara konsisten, brand awareness akan terbentuk lebih kuat.
3. Manfaatkan Media Sosial
Melalui media sosial, brand dapat menjangkau audiens yang lebih luas tanpa mengeluarkan biaya besar. Buat konten menarik dan relevan dengan karakter brand agar mendapat perhatian audiens. Tambahkan hashtag yang relevan di setiap posting-an agar konten mudah dicari calon pelanggan. Selain itu, mengikuti tren yang sedang populer juga dapat menjangkau lebih banyak audiens.
4. Endorsement atau Influencer Marketing
Dengan bantuan influencer, brand kamu akan diperkenalkan langsung kepada followers mereka. Pilih influencer dengan karakter dan nilai yang sejalan dengan brand. Influencer yang relevan dan memiliki engagement baik biasanya lebih mampu membangun kepercayaan orang-orang terhadap brand yang dipromosikan.
5. Menjadi Sponsor Event
Menjadi sponsor sebuah event dapat membantu brand menjangkau audiens secara langsung dan lebih luas. Melalui sponsorship, brand akan mendapatkan eksposur seperti penempatan logo, penyebutan nama brand, hingga interaksi langsung dengan pengunjung. Interaksi ini akan menciptakan pengalaman positif yang membuat brand lebih mudah dikenali.
Membangun brand awareness memang bisa dilakukan melalui berbagai strategi seperti di atas. Namun, semua upaya tersebut membutuhkan waktu, tenaga, dan konsistensi yang tidak mudah. Apalagi, dalam memulai bisnis kita juga perlu memikirkan operasional sehari-hari yang membuat tantangan ini terasa semakin berat.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, Burger Bangor menyediakan model bisnis kemitraan autopilot. Dengan model bisnis kemitraan autopilot, kamu bisa memiliki bisnis sendiri secara praktis tanpa perlu memikirkan banyak strategi.
Tips Praktis Memulai Bisnis Lewat Kemitraan Autopilot Burger Bangor
Dalam memulai bisnis, kita harus melalui proses yang panjang. Mulai dari membangun brand, menyusun strategi pemasaran, hingga mengatur operasional harian. Bagi pemula yang ingin memulai bisnis tanpa harus melalui proses panjang tersebut, Kemitraan Autopilot Burger Bangor bisa menjadi solusi. Model bisnis ini dirancang untuk membantu pemula memulai bisnis dengan lebih praktis.
Dengan brand yang sudah memiliki tingkat awareness tinggi, mitra tidak perlu memikirkan upaya membangun brand dari nol. Selain itu, operasional harian sampai strategi bisnis semuanya akan dikelola oleh tim profesional Burger Bangor. Mitra tidak perlu repot turun langsung dan hanya perlu memantau performa bisnis.
Kemitraan Autopilot Burger Bangor menawarkan profit pasti sebesar Rp50 juta dalam dua tahun sesuai jangka waktu kontrak. Keuntungan ini akan dibagikan rutin setiap bulan selama 24 bulan. Selain itu, Burger Bangor menawarkan imbal hasil 12,5% yang mana angka ini lebih tinggi dari bunga deposito bank.
Baca juga: Burger Bangor Siapkan Lokasi Strategis untuk Bisnis Cepat Saji Khusus Para Mitra
Membangun brand awareness memang membutuhkan proses panjang. Namun, lewat Kemitraan Autopilot Burger Bangor, kamu bisa memulai bisnis dengan lebih praktis. Yuk, bergabung Kemitraan Autopilot Burger Bangor melalui link ini dan miliki bisnis dengan branding yang kuat.